 |
 |
 |
 |
 |
|
Jan 12, 2006
Sudah lama tidak mengunjungi blog ini, gara-gara lupa password jadi males untuk mengupdatenya. Hmmm...tidak terasa sudah masuk tahun 2006 lagi, waktu terasa cepat berputar. Perasaaan baru kemarin saya menikah..searang saya sudah menakdi ayah dari satu orang putri berusia 5 bulan. Subhanalloh..., banyak yang bilang sayapun telah banayk berubah, terutama dari postur tubuh..keliatan endut, padahal mah perasaan biasa-biasa aza. Yang bener kerasa sich celana saya jadi pada sempit...(..ngeles)
Emang, kalau dipikir-pikir kita hidup tuh harus banyak bersyukur, Think And Thank..demkian kalo bule bilang. Iya...dengan perbanyak Think, kita tahu bahwa begitu banyak kenikmatan yang telah kita rasakan, kita terima dan kita nikmati. Coba, nikmat menghirup udara ! jangan dianggap enteng, mungkin kita tidak merasakan, tapi kerasa nikmat udara pas pilek, sulit nafas, hidung mampet...atau penyakit sejenis lainnya yang mengganggu pernafasan. Sungguh betapa bernafas adalah sebuah kenikmatan tiada tara. Belum banyak nikmat lainnya, nikmat mendengar, nikmat melihat wah...kalau Think kita fungsikan, betapa banyak kenikmatan yang kita rasakan.
So..kalo fungsi Think kita sudah berfungsi, maka selanjutnya kita mesti Thank, yah berterima kasih alias bersykur kepada yang memberi kenikmatan tadi. Jangan anggap bahwa semuanya berjalan begitu saja tanpa ada yang mengendalikan. Artinya segala kenikmatan tadi ada yang memfasilitasi, ada yang memberi dan semuanya free buat kita. Seandainya nikmat bernafas itu mesti ditarik tagihan layaknya tagihan telpon betapa sengsaranya kita, betapa berabenya kita. Jadi, mulailah kita mengucapkan Thank kepada yang memberi fasilitas kenikmatan kepada kita tadi. Tentunya bukan hanya dengan mengucapkan Thank...., makna terimakasih atau syukur lebih terasa jika bukan hanya berbentuk ucapan, perlu tindakan konkrit dalam mewujudkan rasa syukur kita.
Ilustrasi saja, misal kita memberikan hadiah pensil warna pada keponakan kita yang masih TK. Tentunya hati kecil kita akan senang jika pensil warna itu dimanfaatkan sebaik-baiknya, membuat gambar , mewarnai dan lain sebagainya. Intinya pemberikan itu dimanfaatkan sesuai keinginan kita dan sesuai fungsinya. Coba bayangkan bagaimana perasaan kita jika pemberikan kita itu malah digunakan untuk hal lain dan malah merugikan, misalnya pensil warna tadi di gunakan untuk mencoret-coret tembok. Pasti kita akan marah dan tidak kepikiran untuk memberikan hadiah lagi.
Bisa jadi lustrasi itu tidak tepat menggambarkan bagaimana seharusnya kita berterima kasih atau bersyukur kepada yang telah Memberikan sesuatu kepada kita. Tapi intinya, berterimakasih itu perlu, bersyukur itu penting.
Syukur itu kebutuhan kita, Allah SWT sebagai sang Maha Pemberi tidak menjadi kurang kekuasannya gara-gara hambanya tidak bersyukur.
"Lain syakartum laazidannakum wa la in kafartum innaa adzaabi lasyadiid. "
Bila kalian semua bersyukur kepada-Ku, maka akan kutambah-tambah kenikamatan yang telah AKU anugerahkan kepadamu, dan bila kamu mengingkari-Ku sungguh siksa-Ku amat dahsyat. (QS 14:7)
Dikirim 12:35 pm oleh asumiaty
Permalink
Feb 7, 2005
Semua adalah Sekenario 4JJ1
Keindahan sungguh akan hadir
Saat kita ikhlas terhadap permintaan pada-Nya
Kesempurnaan atas segala keindahan
Terletak pada saat dihadiahi-Nya
Sesuatu yang belum pernah difikirkan
Segala sesuatu tak pernah kita tau
Kebahagiaan yang sempurna adalah nikmatnya berserah diri
Menerima rahasia perjalanan hidup yang bertahap terkuak
Nikmati dan syukurilah........
Itulah karunia yang diberikan Sang Kholik
Terhadap hamba yang disayanginya
Dikirim 09:14 am oleh asumiaty
Permalink
Feb 2, 2005
Terima kasih banyak kepada istriku sayang yang telah bersusah payah membuatkan weblog ini. Ini weblog yang kedua, yang pertama menggunakan blogspot dan tidak pernah di update, tapi gak tau kenapa istriku membutkan weblog baru dengan blogdrive.
Padahal waktu awal-awal saya ajak bikin web log tidak mau, "males", katanya. Insya Allah saya lebih menyukai weblog yang baru ini, Jazzakillah honey ! Mudah-mudahan dengan wasilah blog ini, silaturahmi dengan saudara-saudara di dunia maya lebih erat terjalin.
Oh iya, belum berkenalan..nama saya Ahmad Baehaqi, tinggal di Bandung, Untuk lebih lengkapnya bisa kontak saya di abaehaqi@yahoo.com atau abaehaqi@mis-unpad.net Alhamdulillah sudah magrhrib, sementara cukup dulu sampai disini. Insya Allah nanti disambung lagi.
Dikirim 06:32 pm oleh abaehaqi
Permalink
Apakah aku bisa berkata seperti ini ?
Akulah petualang yang mencari kebenaran. Akulah manusia yang mencari makna dan hakekat kemanusiaanya di tengah manusia. Akulah patriot yang berjuang menegakkan kehormatan, kebebasan, ketenangan, dan kehidupan yang lebih baik bagi tanah air di bawah naungan Islam yang hanif.
Mimpi-mimpiku hari ini adalah kenyataan hari esok. Yang akan aku wujudkan dengan kerjasama dan azzam yang mantap. Kemudian bumi yang merana ini akan aku cerahkan dengan kesegaran embun fikrah yang aku miliki. Yang berkuasa tidak akan selamanya di pucuk pimpinan. Yang lemah tidak akan selamanya di bawah. Yang berjuang akan menuai hasil gemilang dan berkah, aku pun terus bersiap untuk turut ambil bagian dalam perjuangan itu.
Fikrahku ini akan menang jika kita memiliki iman kuat, tulus dan ikhlas, serta semangat yang berkobar dalam berjuang. Seorang pejuang memiliki empat ciri khas, yaitu iman, ikhlas, semangat dan amal. Dasar iman adalah hati yang hidup, asas ikhlas adalah hati yang suci murni, landasan semangat adalah perasaan yang kuat, sedangkan amal adalah tekat yang selalu segar.
Akan kupegang terus azzamku ini, karena sesungguhnya sholatku, ibadahku, dan matiku hanyalah untuk Allah SWT, Tuhan semesta alam yang tiada sekutu bagi-Nya. Kepada yang demikian itulah aku diperintahkan, dan aku termasuk orang-orang yang berserah diri.
Inilah aku, sedangkan kamu, kamu siapa?
by Yesi Elsandra
(Inspirasi dari untaian nasehat Hasan Al-Bana)
Dikirim 05:32 pm oleh abaehaqi
Permalink
To My Wonderful Wife
How do I begin to tell you how lucky I am
to have you in my life?
I’ll start by saying what a gift you gave me
the day you became my wife.
You’re my best friend in the good times
and my rock in times of sorrow.
You’re the reason for sweet yesterdays
and my promise for tomorrow.
I never thought I could feel this loved
until you became my wife.
You made this year and every year
the best one of my life.
Dikirim 02:32 pm oleh abaehaqi
Permalink
Sahabat....................
Pernah tak sahabat renungkan pada embun yg melitupi sarang labah2 dipagi2 hari ? Pernahkah sahabat perhatikan itu? Pernahkah sahabat perhatikan akan erti yg tersirat disebalik kejadian Allah itu? Sahabat..................... Ibarat sarang labah2 itu adalah cinta sejati seorang hamba pada Allah dan cintanya yg sejati terhadap manusia kerana Allah.
Dikirim 02:04 pm oleh abaehaqi
Permalink
|
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
 |
|
 |